You are currently browsing the tag archive for the ‘kreatif’ tag.

Dicomot dari blog dosen Creativity and Inovation saya, Pak Agus Nggermanto

Mihaly menyatakan ada 10 sikap paradok yang dimiliki oleh orang-orang Kreatif. Tolong analisis dan berikan komentar pribadi Anda terhadap 10 sikap paradok tersebut.

Berikut ini adalah 10 sikap paradok yang dinyatakan oleh Mihaly:

1. Creative people have a great deal of physical energy, but they’re also often quiet and at rest.

2. Creative people tend to be smart yet naive at the same time.

3. Creative people combine playfulness and discipline, or responsibility and irresponsibility.

4. Creative people alternate between imagination and fantasy, and a rooted sense of reality.

5. Creative people trend to be both extroverted and introverted.

6. Creative people are humble and proud at the same time.

7. Creative people, to an extent, escape rigid gender role stereotyping.

8. Creative people are both rebellious and conservative.

9. Most creative people are very passionate about their work, yet they can be extremely objective about it as well.

10. Creative people’s openness and sensitivity often exposes them to suffering and pain, yet also to a great deal of enjoyment.

From Creativity: The Work and Lives of 91 Eminent People, by Mihaly Csikszentmihalyi, published by HarperCollins, 1996.

Okeh, pertama -tama bagi yang bingung apa itu paradox, dibawah ini beberapa pengeertian dari paradox

Paradox is a statement or proposition that seems self-contradictory or absurd but in reality expresses a possible truth. -dictionary.com

Paradoks adalah suatu situasi yang timbul dari sejumlah premis yang diakui kebenarannya yang bertolak dari suatu pernyataan dan akan tiba pada suatu konflik atau kontradiksi. -wikipedia Indonesia

Nah paradox yang dimiliki oleh orang kreatif menurut saya merupakan suatu kekhasan. Mungkin akibat paradox inilah orang-orang yang mengandalkan otak kanannya (bc: kreatif) sering sulit ditebak atau bahkan yang paling ekstrim sering di anggap gila. Tp kegilaan inilah yang menciptakan orang-orang kreatif yang mengubah dunia seperti Galileo, Da Vinci,, maupun Albert Einstein.

Paradox-paradox diatas mungkin merupakan alasan mengapa orang-orang kreatif memiliki tendensi menjadi orang yang fleksibel, out of the box, dan pantang menyerah mencari jalan dalam menggapai sesuatu.

Jadi kesimpulan yang bisa saya katakan bahwa paradox tersebut merupakan suatu bagian-bagian DNA dimana tiap-tiap bagian menjalin dua buah bagian besar menjadi sebuah kesatuan DNA dan DNA ini merupakan bagian dari sebuah kesatuan lagi yang disebut Creative People. 😀

Advertisements

Mengapa harus kreatif? pertama-tama bolehlah kita menengok definisi kreatifitas terlebih dahulu.

Menurut Wikipedia,

Kreativitas adalah proses mental yang melibatkan pemunculan gagasan atau konsep baru, atau hubungan baru antara gagasan dan konsep yang sudah ada.

Dari sudut pandang keilmuan, hasil dari pemikiran kreatif (kadang disebut pemikiran divergen) biasanya dianggap memiliki keaslian dan kepantasan. Sebagai alternatif, konsepsi sehari-hari dari kreativitas adalah tindakan membuat sesuatu yang baru.

Ada lagi yang mengatakan bahwa kreatif adalah

“Being creative is seeing the same things as everybody else but thinking of something different”

Dari kedua definisi diatas dapat diambil kesimpulan berpikir kreatif artinya menghasilkan sesuatu yang baru atau berpikir sesuatu yang berbeda pada umumnya. Lalu, mengapa harus kreatif? Menjadi orang yang kreatif memiliki banyak keuntungan, Esther Widhi Andangsari seorang Konsultan Binus Career mengatakan ada keuntungan yang diperoleh dari menjadi orang yang kreatif, yaitu :

1. Dapat mengembangkan potensi kita diluar batasan inteligensi

2. Adanya pertumbuhan kompetisi yang cepat dalam bisnis dan industri

3. Penggunaan sumber daya manusia yang efektif

4. Menemukan cara yang baru dan lebih baik untuk memecahkan masalah Perkembangan masyarakat

5. Dapat meningkatkan pengetahuan

6. Merupakan aspek penting dari kesehatan mental

7. Mempengaruhi kepemimpinan yang efektif

8. Meningkatkan proses belajar

Adapun keuntungan lain menurut Ippho Santosa dalam bukunya 13 Wasiat Terlarang! Dashyat Dengan Otak Kanan, pekerjaan-pekerjaan berbasis otak kanan (kreatif) selain dibayar lebih mahal, amat sukar diduplikasi, diotomasi, dan di-outsourcing.

Masih banyak alasan-alasan lain mengapa harus menjadi orang kreatif. Jadi, tunggu apa lagi mulailah mengasah kratifitas. Kreatifitas biasa terjadi karena kita mencoba sesuatu dengan sengaja. Dari sengaja kita mampu untuk mengerjakannya dan akhirnya terbiasa. Jadi kreatifitas dapat muncul karena kita terbiasa untuk berkreasi, seperti kata pepatah “Bisa karena Biasa” .

November 2017
M T W T F S S
« Dec    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930